LOA di masyarakat

Setelah menonton film The Secret, dan membaca buku-buku tentang Law Of Attraction, ternyata saya perhatikan dimasyrakat Indonesia sebenarnya sudah mengerti bagaimana menggunakan LOA tersebut, walaupun mungkin banyak yang tidak menyadari bagaimana hukum tersebut bekerja.

Sewaktu masih kanak-kanak saya pernah mendengar cerita dari orang tua saya. Sering terjadi dimasyarakat, keluarga yang sudah bertahun-tahun tidak dikarunia keturunan. Berbagai macam usaha dan upaya telah dicoba, tetapi tidak juga memberikan hasil. Akhirnya mereka memutuskan untuk mengangkat anak. Anehnya, sering terjadi setelah mengangkat anak, sang istri malah hamil. Padahal mungkin saja usaha mereka tidaklah sekeras sebelum mengangkat anak.

Belakangan malah ada yang menyarankan kepada keluarga yang belum memiliki anak supaya mengangkat anak atau mengajak keponakan bareng sebagai pancingan.

Pertama kali saya mendengar, terus terang saya merasa aneh, masa bisa mancing anak?Benar-benar tidak masuk akal. Sejak kecil saya memang berpikir lebih menggunakan rasio, jadi hal-hal seperti ini saya anggap sebagai sesuatu yang diluar nalar.

Tetapi orang tua saya bilang, banyak kok kasusnya yang seperti itu. Saya jadi berpikir, apa yang menyebabkan hal itu bisa terjadi.

Setelah mengerti tentang LOA barulah saya tahu sebabnya.

Kalau kita melihat pada LOA, hal yang penting disana adalah feel abundance, perasaan berkelimpahan, walaupun saat itu kita sedang kekurangan atau menginginkan sesuatu.

Yang diajarkan di LOA adalah syarat meminta agar berhasil adalah seolah-olah kita sudah memiliki apa yang kita inginkan, dan merasa berbahagia dan berterima kasih pada Tuhan seolah-olah hal tersebut telah terwujud. Agak tricky ya?

Nah kembali dengan cerita keluarga yang ingin punya anak itu, dengan mengangkat anak, pikiran mereka akan berubah dari perasaan tidak punya anak ke perasaan sudah punya anak. Dan menurut LOA, inilah yang menyebabkan mereka akhirnya bisa punya anak.

Agung

This entry was posted in LOA and tagged , . Bookmark the permalink.

5 Responses to LOA di masyarakat

  1. Henny says:

    Tapi loe nggak musti mancing kan, sampai bisa punya anak?? 😛 tapi kalau pingin punya anak cowok sementara 3 anak udah cewek gimana caranya? Ada LOA-nya juga?

  2. acahyawan says:

    Ada dong. Coba kamu baca buku2 tentang LOA kan banyak ada ditoko buku. Sekalian nonton film The Secret juga.

  3. Henny says:

    Film the secret? nggak tahu gue…

  4. Ebo says:

    kudu belajar fisika kuantum untuk memahami LOA

  5. ericxeckstein says:

    it called believe/faith, itu yang menghubungkan kita dengan Tuhan/God, sebagai contoh : lagu believe, a very inspiring song sang by Mariah Carey and Whitney Houston

    There can be miracles
    When you believe
    Though hope is frail
    It’s hard to kill
    Who knows what miracles
    You can achieve
    When you believe somehow you will
    You will when you believe

Leave a Reply