Hari Bumi

Membaca tulisan Earth Day 2008 saya jadi berpikir apa yang sudah saya lakukan untuk bumi ini. Saya rasa masih belum banyak, tapi paling tidak ada yang sudah saya lakukan.

Mulai dari beberapa waktu yang lalu saya sudah mulai membuat kompos dengan memanfaatkan daun-daun dihalaman yang rontok. Sudah lam sebenarnya saya ingin membuat kompos, tapi belum menemukan bibit untuk membuat kompos. Dari beberapa artikel atau buku yang saya baca, umumnya menggunakan kotoran
hewan, yang biasanya kelinci atau sapi. Sapi saya tidak punya, kelinci juga tidak. Untunglah waktu ini saya membaca di Nova kalau bisa menggunakan air tape.

Print memakai kertas bekas sudah lama saya lakukan, apalagi daya cukup punya banyak stok kertas bekas sisa bikin tesis yang lalu. Itu rasanya cukup untuk beberapa bulan, apalagi saya biasanya ngeprint satu halaman isi 2 atau 4 page kalau memang sekedar ingin dibaca saja.

Sebenarnya saya merasa tidak terlalu perlu tidur pakai AC, dulu sebelum menikah dan punya anak, saya biasanya menyalakan AC dengan timer sekitar 10 menit saja. Sekarang kalau tidak pakai AC, anak saya gampang kena biang keringat. Jadi setiap anak tidur, AC mesti nyala, walaupun temperatur biasanya saya set 26 atau 27 derajat saja.

Hmmm, apalagi ya yang bisa dilakukan untuk Ibu Pertiwi?

This entry was posted in Pribadi and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply