Yang aneh dari parkir Discovery Mall Kuta

Beberapa waktu yang lalu saya dan keluarga pergi ke Discovery Mall Kuta. Suatu mall yang bagus menurut saya, jarang-jarang ada mall yang punya pandangan ke pantai. Discovery Mall terletak dipinggir pantai Kuta. Dari dalam mall, kalau kita berjalan ke sisi barat mall, maka kita akan bisa keluar menuju pantai Kuta. Dari dalam mall kita juga bisa melihat pantai kuta.

Tapi ada yang aneh disana, parkirnya, apalagi kalau dibandingkan dengan parkir-parkir di mall pada umumnya.  Dari pengalaman saya pergi ke mall, ada dua jenis cara pembayaran parkir. Ada yang pas kita masuk dikasi tiket, pas keluar nanti baru kita membayar berdasarkan lamanya kita parkir, yang bisa diketahui dari tiket tersebut. Ada juga yang baru kita masuk sudah membayar, biasanya kita kena tarif flat, berapapun lamanya, tetap kena tarif yang sama.

Ada juga yang bisa disebut kombinasi diantaranya, baru masuk dikasi tiket dan juga membayar sejumlah uang, yang kalo tidak salah dengan asumsi parkir 1 jam. Nanti pas pulangnya, kalau lewat dari satu jam, kita mesti bayar kelebihannya. Cara seperti ini baru saya lihat di mall Parijs Van Java di Bandung.

Kalau cara yang dipakai Discovery Mall Kuta menurut saya agak janggal, dan kemungkinan besar membuat pengunjung yang membawa mobil merasa tidak nyaman. Disana, begitu kita masuk, kita akan diberi karcis parkir seperti biasa. Yang aneh adalah ketika kita pulang, sebelum masuk mobil, kita mesti membayar parkir dulu di counter parkir yang ada didekat eskalator lantai dasar. Setelah membayar, kita akan diberi kartu parkir yang nanti mesti diserahkan ke petugas parkir dipintu keluar. Selain itu, ada aturan selang waktu antara membayar dan tiba dipintu parkir tidak boleh lebih dari 15 menit. Kalau lebih, mesti bayar lagi, saya tidak tahu pasti, tapi saya rasa mesti balik lagi ke counter untuk membayar kekurangannya.

Dan yang menjadi masalah adalah mall tersebut punya beberapa jalan masuk ke tempat parkir dan counter untuk membayar karcis parkir hanya ada di salah satunya saja. Beberapa bulan yang lalu, saya pernah kerepotan gara-gara aturan ini. Saya tidak ngeh kalau bayarnya bukan dipintu keluar. Saya sudah sampai di pintu parkir mesti balik lagi kedalam hanya untuk membayar karcis parkir. Untung saja mallnya tidak begitu ramai. Kalau ramai, mencari parkir susah, mau keluar juga tidak bisa karena belum bayar parkir 🙁

Waktu itu saya tanya sama pegawai counter parkir kenapa aturannya seperti itu, dia bilang memang seperti itu, dan dia juga tidak tahu sambil memasang muka masam.

Saya menduga aturan ini untuk mencegah penumpukan dipintu keluar, jadi mereka memindahkan loket pembayaran parkir kedalam gedung. Tapi solusi ini sungguh merepotkan bagi orang yang tidak tahu atau tidak ingat aturannya, apalagi cara ini bagi saya sungguh tidak umum.

This entry was posted in Pribadi and tagged . Bookmark the permalink.

2 Responses to Yang aneh dari parkir Discovery Mall Kuta

  1. hherawati says:

    mana fotonya? kalau bicara pakai fakta atuuhh…. masukan fotonya biar lebih gampang kita inutin critanya loe

  2. Goddard says:

    Aku juga ngerasa hal yg sama nih. Bener2 sistem parkir yg aneh, padahal loket parkir ama gate pintu keluarnya berdekatan tapi tetep aja kudu ke loket dulu buat bayar. Sebenernya lebih simpel kalo gate parkir ama loket jadi satu aja jadi ga bolak balik.

Leave a Reply