Dapat ‘hadiah’ dari Telkom

Kemarin saya ditelepon ke telepon rumah kalau saya berhasil mendapat hadiah televisi 29″ dari Telkom karena ,kalau tidak salah, menjadi pelanggan terbaik. Nanti ujung-ujungnya pasti minta ditransfer duit. Yang menyebabkan saya curiga adalah dia menyebut nama lengkap saya dalam kapasitas sebagai pelanggan Telkom. Terang saja saya curiga, soalnya nomor telepon itu tidaklah terdaftar atas nama saya.

Saya tanya “Bapak dapat data saya dari mana?”, dia jawab dari Telkom. Ketika saya bilang, pasti bukan, soalnya telepon itu terdaftar bukan atas nama saya. Dia sempat seperti bingung sejenak, kemudian dia tanya, terdaftar atas nama siapa, yang bayar teleponnya siapa. Saya jawab sekedarnya saja. Tidak berapa lama kemudian telepon ditutup.

Sejak ikut kuliah Sistem Keamanan Lanjut-nya pak Budi Rahardjo,  saya jadi menyadari pentingnya privasi data pribadi, dan akibatnya saya jarang mau memberikan data pribadi ke orang yang tidak dikenal tanpa adanya keperluan yang jelas dan kejelasan orang yang meminta informasi tersebut.

Yang sampai sekarang menjadi pertanyaan bagi saya, dari mana dia mendapat nama dan nomor telepon saya. Nomor telepon itu seingat saya tidak pernah saya pakai untuk mengisi formulir apapun yang mensyaratkan telepon rumah. Dirumah ada beberapa nomor telepon, dan yang saya pakai pasti yang lainnya. Sebabnya bukan apa-apa, supaya lebih pasti ada yang mengangkat telepon saja.

This entry was posted in Pribadi and tagged . Bookmark the permalink.

2 Responses to Dapat ‘hadiah’ dari Telkom

  1. hherawati says:

    waaah mungkin ini penipuan gaya baru lagi ya…. ada beberapa cerita penipuan di blog gue nih Jung… sepertinya kita memang harus lebih berhati-hati untuk jaman sekarang. Penipuan semakin canggih.

  2. Pingback: Penipuan Baru : Hadiah Dari Telkom « C’est La Vie

Leave a Reply