Archive for the 'Budaya Bali' Category

Selamat Hari Raya Galungan

Hari ini tanggal 20 Agustus 2008 bertepatan dengan Buda Kliwon wuku Dungulan yang merupakan Hari Raya Galungan. Sepuluh hari lagi, Saniscara Kliwon Kuningan merupakan hari raya Kuningan. Hari Raya Kuningan masih merupakan rangkaian dari hari raya Galungan.

Continue Reading »

Pilkada Bali

Tadi pagi saya sudah mencoblos pilkada Bali untuk memilih Gubernur Bali yang baru. Ini adalah pertama kalimya pemilihan gubernur diBali yang diselenggarakan secara langsung. Saya mendapat informasi dari kakak saya, kalau dress code-nya adalah pakaian adat ringan. Jadi tadi saya berangkat ke TPS dengan mengenakan pakaian adat ringan. Petugas di TPS pun juga mengenakan pakaian adat ringan.

Dari ketiga pasang calon yang ada, saya melihat semuanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Hari ini rakyat Bali memutuskan pilihannya, siapa yang akan menjadi pemimpin Bali. Dari surat panggilan untuk memilih yang saya terima, pemungutan suara berlangsung dari jam 7.00 pagi sampai jam 13.00 WITA. Setelah itu baru penghitungan suara dimulai. Biasanya hasil penghitungan suara resmi baru keluar dalam beberapa hari, tapi belakangan ini dengan adanya quick count, perkiraan hasil penghitungan suara sudah dapat diketahui dalam beberapa jam saja, dan hasilnya pun cukup akurat.

Dari yang saya perhatikan, dari pemilihan presiden maupun pemilihan kepala daerah, selama kampanye banyak janji-janji yang terucapkan, yang tak jarang menguap entah kemana setelah yang bersangkutan terpilih. Untuk itu iseng-iseng saya mengumpulkan koran minggu-minggu belakangan ini, yang nanti setelah gubernur terpilih akan saya kumpulkan berita-berita yang berisi janji-janji beliau selama masa kampanye, agar bisa tahu seberapa banyak yang bisa dipenuhi setelah menjabat. Memang banyak juga janji-janji yang diberikan tidak terukur, sehingga sulit mengetahui apakah yang bersangkutan sudah melaksanakan janjinya apa belum.

Vasudhaiva Kutumbakam

Vasudhaiva Kutumbakam, itulah kata yang saya dengar kemarin saat menghadiri acara Sri Sri Ravi Shankar kemarin di Art Centre Denpasar. Vasudhaiva Kutumbakam diterjemahkan sebagai “Dunia Satu Keluarga” atau “One World Family”. Sebelumnya saya merasa sudah pernah membaca atau mendengar kata tersebut, tapi lupa entah dimana.

Ya, seperti yang saya tulis sebelumnya, saya akhirnya datang ke Art Center kemarin malam. Saya sampai disana sekitar jam 18.30, kendaraan sudah ramai. Sebelum masuk, saya beli minum dan kacang dulu, supaya tidak kehausan disana. Ternyata nanti dapat air mineral gratis.

Continue Reading »

Pasang Aksara Bali

Kemarin saya janjian bertemu dengan seorang teman untuk membuat proposal di Food Court Supermarket Tiara Dewata. Sampai disana ternyata teman yang diajak janjian belum datang. Akhirnya sambil menunggu saya lihat-lihat buku di toko buku Tiara Dewata.

Sewaktu saya SMP, toko buku ini bisa dibilang yang paling lengkap di Denpasar, tapi entah kenapa semakin lama koleksi bukunya semakin sedikit, lebih banyak stationary-nya.

Sesampai di toko buku, saya mula-mula lihat-lihat koleksi buku-buku komputer. Bukunya agak ketinggalan, dan penataannya menyulitkan pengunjung untuk mencari buku yang diinginkan.

Continue Reading »