<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Ajung &#187; Electronics</title>
	<atom:link href="http://cahyawan.net/category/electronics/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://cahyawan.net</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Jun 2010 00:50:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Solderku</title>
		<link>http://cahyawan.net/2010/05/07/solderku/</link>
		<comments>http://cahyawan.net/2010/05/07/solderku/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 May 2010 09:55:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agung cahyawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Electronics]]></category>
		<category><![CDATA[Pribadi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahyawan.net/?p=147</guid>
		<description><![CDATA[Saya mulai belajar elektronika sejak kelas 1 SMP, kira-kira 24 tahun yang lalu. Yang namanya orang belajar elektronika, pasti tidak dipisahkan dari solder. Jadi awal saya belajar elektronika, saya dibelikan seperangkat peralatan oleh bapak saya(saya memanggilnya Aji, sebagaimana orang bali umumnya). Waktu itu saya dibelikan solder, multimeter kecil dan juga dudukan solder. Solder yang dibelikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://cahyawan.net/wp-content/uploads/2010/05/30042010007.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-148" title="solder goot" src="http://cahyawan.net/wp-content/uploads/2010/05/30042010007.jpg" alt="" width="293" height="167" /></a></p>
<p>Saya mulai belajar elektronika sejak kelas 1 SMP, kira-kira 24 tahun yang lalu. Yang namanya orang belajar elektronika, pasti tidak dipisahkan dari solder. Jadi awal saya belajar elektronika, saya dibelikan seperangkat peralatan oleh bapak saya(saya memanggilnya Aji, sebagaimana orang bali umumnya). Waktu itu saya dibelikan solder, multimeter kecil dan juga dudukan solder. Solder yang dibelikan waktu itu yang standar saja, tiga ribu kalo tidak salah harganya. Cuma ternyata solder itu tidak tahan lama, saya sempat beberapa kali ganti solder yang sejenis dan tetap saja rusak melulu.</p>
<p><span id="more-147"></span></p>
<p>Akhirnya saya minta dibelikan solder yang lebih bagus. Oleh ibu saya, kakak saya yg tertua diminta mengantarkan saya membelinya. Waktu itu saya sebenarnya pengen beli solder gun, kayaknya keren dan waktu itu kalo solder gun pasti solder bagus.</p>
<p>Tapi sampai di toko, penjualnya bilang, lebih enak pakai model biasa, kalo istilah resminya pen type. Akhirnya saya beli solder goot yang pen type.</p>
<p>Minggu lalu,  tadinya solder itu masih saya pakai, kemudian saya cabut karena ada urusan lain, pas saya colokkan kembali ternyata tidak mau panas. Saya mau coba buka untuk memeriksa elemennya, ternyata bagian dalamnya malah patah karena bagian logam solder sudah melekat dengan body bagian dalamnya.</p>
<p>Sebelumnya saya sudah merasa, solder ini tidak akan terlalu lama lagi bisa dipakai, karena baut untuk mengganti ujung solder sudah patah dan saya coba buka tidak bisa. Jadi umurnya paling lama sampai ujungnya rusak. Ternyata bukan ujung yang rusak yang membuat solder ini tidak bisa dipakai tetapi karena pemanasnya yang mati. Selama saya pakai, sekitar 24 tahun, solder ini sudah berkali-kali ganti elemen pemanas dan juga ujung solder.</p>
<p>Ada cerita menarik dengan solder ini sewaktu saya SMP. Tempat saya praktik elektronika colokan listriknya terbatas, jadi kita sering nebeng ke meja lain nyari colokan,  cuma kadang yg punya meja pas lagi perlu main copot saja. Jadinya pas mau pake, ini solder kok gak panas2?</p>
<p>Karena itu saya memodifikasi solder saya, yang pertama, supaya saya bisa nyolok listrik dimana saja, kabel solder saya ganti dengan kabel setrikaan dengan panjang 3 meter, yang kedua, supaya saya tau kalao solder saya dicabut, saya pasang lampu indikator didalam solder, jadi dari arah keluar kabel saya bisa lihat lampu indikator menyala yang berarti solder tersambung ke listrik <img src='http://cahyawan.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kalau dipikir2 panjang juga ya umur solder saya ini, sampai sekitar 24 tahun saya pakai.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahyawan.net/2010/05/07/solderku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Running LED dengan JAVA</title>
		<link>http://cahyawan.net/2009/06/15/running-led-dengan-java/</link>
		<comments>http://cahyawan.net/2009/06/15/running-led-dengan-java/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2009 07:20:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agung cahyawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Electronics]]></category>
		<category><![CDATA[Java]]></category>
		<category><![CDATA[Parallel Port]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahyawan.net/?p=109</guid>
		<description><![CDATA[Kalau diposting yang terdahulu , Parallel Port Interfacing with Java saya memberikan informasi tentang pemrograman paralel port dengan java, kali ini saya memberikan contoh program sederhana menggunakan java untuk membuat led berjalan. Paralel Port di komputer terdiri dari beberapa alamat yaitu Data(378h), Status(379h) dan Control(37Ah). Dalam percobaan kali ini saya menggunakan alamat 378h. Skema rangkaian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau diposting yang terdahulu , <a href="http://cahyawan.net/2009/05/25/parallel-port-interfacing-with-java/">Parallel Port Interfacing with Java</a> saya memberikan informasi tentang pemrograman paralel port dengan java, kali ini saya memberikan contoh program sederhana menggunakan java untuk membuat led berjalan.</p>
<p>Paralel Port di komputer terdiri dari beberapa alamat yaitu Data(378h), Status(379h) dan Control(37Ah). Dalam percobaan kali ini saya menggunakan alamat 378h.</p>
<p><span id="more-109"></span></p>
<p>Skema rangkaian yang saya pakai adalah sederhana saja, menggunakan led dan resistor saja, lengkapnya seperti gambar dibawah ini :</p>
<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-110" title="paralel" src="http://cahyawan.net/wp-content/uploads/2009/06/paralel-150x150.png" alt="paralel" width="150" height="150" /></p>
<p>IDE  yang saya pakai adalah Netbeans 6.5, saya tidak akan membahas secara detail penggunaan Netbeans, bisa dicari-cari di internet.</p>
<p>Mula-mula buatlah sebuah project baru, dicontoh ini saya menggunakan nama PortParalel,lalu buatlah sebuah java package dengan nama jnpout32. Nama ini jangan diganti karena kalau diganti maka program tidak akan bekerja,karena terkait dengan dll yang kita pakai. Kemudian file yang telah didownload seperti yang saya jelaskan ditulisan sebelumnya, dicopykan pada jnpout32. Ada 2 file yang harus dicopykan yaitu ioPort.java dan pPort.java. Jangan lupa juga untuk mengcopy file jnpout32pkg.dll untuk diletakkan di direktori Windows/System32.</p>
<p>Ada sedikit kesalahan yang saya rasa typo error pada file ioPort32 yang cukup mengganggu, tapi mudah untuk diperbaiki. Tepatnya pada method setDataBit.</p>
<blockquote><p>case 2:<br />
if (value==0)<br />
currentVal = (short) (currentVal &amp; 0xFB);<br />
//  currentVal = aaaa a0aa<br />
else<br />
currentVal = (short) (currentVal | 0&#215;04);<br />
//  currentVal = aaaa a1aa<br />
break;<br />
case 3:<br />
<strong> if (value==1)</strong><br />
currentVal = (short) (currentVal &amp; 0xF7);<br />
//  currentVal = aaaa 0aaa<br />
else<br />
currentVal = (short) (currentVal | 0&#215;08);   //  currentVal = aaaa 1aaa<br />
break;</p></blockquote>
<p>Pada case3, seharusnya <strong>if (value==0), </strong>sama seperti pada case<strong> </strong>2, jadi bagian ini tinggal diganti saja.</p>
<p>Selanjutnya kita membuat satu file yang namanya ParalelPortTest.java, yang isinya seperti ini :</p>
<blockquote><p>import jnpout32.*;</p>
<p>public class ParalelPortTest {</p>
<p>static short datum;<br />
static short Addr;<br />
static short pin;<br />
static short value;<br />
static pPort lpt;</p>
<p>public static void main(String[] args) {<br />
lpt = new pPort();<br />
Addr = 0&#215;378;<br />
datum = 0xff;<br />
value = 0;</p>
<p>//        for (;;) {<br />
for(int j=0;j&lt;10;j++){<br />
for (int i = 2; i &lt; 10; i++) {<br />
pin = (short) i;<br />
lpt.setAllDataBits(datum);<br />
lpt.setPin(pin, value);<br />
try {<br />
Thread.sleep(1000);</p>
<p>} catch (InterruptedException ie) {<br />
System.out.println(ie.getMessage());<br />
}</p>
<p>}</p>
<p>}</p>
<p>}<br />
}</p></blockquote>
<p>Sekarang tinggal menjalankan program dengan mengklik run. Kalau semuanya berjalan dengan baik, maka nyala led akan bergerak ke kanan.</p>
<p>ps. hati-hati, hubung singkat dapat merusak motherboard anda!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahyawan.net/2009/06/15/running-led-dengan-java/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Parallel Port Interfacing with Java</title>
		<link>http://cahyawan.net/2009/05/25/parallel-port-interfacing-with-java/</link>
		<comments>http://cahyawan.net/2009/05/25/parallel-port-interfacing-with-java/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 May 2009 12:16:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agung cahyawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Electronics]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Java]]></category>
		<category><![CDATA[Interfacing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahyawan.net/?p=102</guid>
		<description><![CDATA[Mengakses port entah itu paralel ataupun seri menggunakan java bisa dibilang gampang-gampang susah. Susah karena ternyata bisa dibilang dukungan java terhadap interfacing menggunakan port seri dan paralel tidak terlalu bagus. Setidaknya itulah yang saya baca di http://en.wikibooks.org/wiki/Serial_Programming/Serial_Java. Untunglah ada orang yang membuatnya menjadi lebih mudah. Dari hasil penjelahan di internet, saya menemukan website Parallel port [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mengakses port entah itu paralel ataupun seri menggunakan java bisa dibilang gampang-gampang susah. Susah karena ternyata bisa dibilang dukungan java terhadap interfacing menggunakan port seri dan paralel tidak terlalu bagus. Setidaknya itulah yang saya baca di http://en.wikibooks.org/wiki/Serial_Programming/Serial_Java.</p>
<p><span id="more-102"></span></p>
<p>Untunglah ada orang yang membuatnya menjadi lebih mudah. Dari hasil penjelahan di internet, saya menemukan website <a href="http://www.hytherion.com/beattidp/comput/pport.htm">Parallel port interfacing in Win32, using Java JNI</a>.  Disana kita bisa mendownload <a href="http://www.hytherion.com/beattidp/comput/pport/Jnpout32pkg_v10.zip">Jnpout32pkg_v10.zip  (124 KB)</a> yang berisi beberapa buat file, yang utamanya adalah jnpout32pkg.dll, ioPort.java dan pPort.java. ioPort.java adalah untuk membungkus jnpout32pkg.dll yang nantinya diletakkan di windows/system32. ioPort.java mempunyai dua method yaitu :</p>
<p>public native void Out32(short PortAddress, short data);</p>
<p>public native short Inp32(short PortAddress);</p>
<p>yang masing-masing berfungsi untuk mengirim dan menerima data dari Port.</p>
<p>Sedangkan pPort.java berisi method-method yang memudahkan kita untuk menggunakan method Out32 dan Inp32. Misalnya disana ada method setDataBit(short index, short value) yang bisa kita pakai untuk mengeset bit tertentu pada alamat 0&#215;378.</p>
<p>Dua file lainnya adalah ioTest.java yang berfungsi untuk mengetest fungsi apakah program tersebut berfungsi atau tidak dan yang terakhir adalah run.bat. Kita bisa menjalankan ioTest dengan tinggal menjalankan run.bat.</p>
<p>Source code dari jnpout32pkg.dll juga diberikan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahyawan.net/2009/05/25/parallel-port-interfacing-with-java/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	<img style='margin:0;padding:0;border:0;' width='1px' height='1px' src="http://cahyawan.net/wp-content/plugins/mystat/mystat.php?act=time_load&id=18893&rnd=332916110" /></channel>
</rss>
